Saturday, 28 January 2017

kumpulan puisi baru

Jambu Merah Batu

Dia ada diantara 1000 bintang
Dia hidup dengan 1000 kelebihan
Namun…
Kelebihannya sirna ditelan hati dipuncak gunung
Semuanya hilang..
Semuanya hampa..
Semuanya gelap..
Dia hidup dalam 1000 kekurangan
Dia menghilang diantara 1000 bintang
Dia bertanya “ada apa dengan takdirku?”
Sang Penguasa menjawab “Si jambu merah batu menelanmu ke dalam rawa gelap”
Dia pun sunyi..sangat sepi
Terasa sangat sepi
Sampai jangkrik terdiam…
Source :bahasaterbaikku.blogspot.com








Kita Hidup

Kita hidup dizaman pembunuh jadi pemimpin
Kita hidup dizaman air jadi api
Kita hidup dizaman angin tak lagi tenang
Kita hidup dizaman pohon jadi uang
Kita hidup dizaman nyawa bukan lagi emas
Kita hidup dizaman hanya ada wanita dan perempuan
Kita hidup dizaman orang saling meneriakkan kekurangan
Kita hidup dizaman mengingkari katanya sendiri
Kita hidup dizaman manusia tidak lagi mengerti kata-katanya sendiri
Inilah zaman…
Yang menunggu sawit tumbuh tinggi
Akan menjadi sesuatu yang tak berarti
Source :bahasaterbaikku.blogspot.com

No comments:

Post a Comment