Jambu
Merah Batu
Dia ada diantara 1000
bintang
Dia hidup dengan 1000
kelebihan
Namun…
Kelebihannya sirna
ditelan hati dipuncak gunung
Semuanya hilang..
Semuanya hampa..
Semuanya gelap..
Dia hidup dalam 1000
kekurangan
Dia menghilang diantara
1000 bintang
Dia bertanya “ada apa
dengan takdirku?”
Sang Penguasa menjawab
“Si jambu merah batu menelanmu ke dalam rawa gelap”
Dia pun sunyi..sangat
sepi
Terasa sangat sepi
Sampai jangkrik terdiam…
Source :bahasaterbaikku.blogspot.com
Kita Hidup
Kita
hidup dizaman pembunuh jadi pemimpin
Kita
hidup dizaman air jadi api
Kita
hidup dizaman angin tak lagi tenang
Kita
hidup dizaman pohon jadi uang
Kita
hidup dizaman nyawa bukan lagi emas
Kita
hidup dizaman hanya ada wanita dan perempuan
Kita
hidup dizaman orang saling meneriakkan kekurangan
Kita
hidup dizaman mengingkari katanya sendiri
Kita
hidup dizaman manusia tidak lagi mengerti kata-katanya sendiri
Inilah
zaman…
Yang
menunggu sawit tumbuh tinggi
Akan
menjadi sesuatu yang tak berarti
Source
:bahasaterbaikku.blogspot.com